Selamat dan semangat pagi anak-anak SMP Negeri 20 Surakarta terkhusus kelas 7F-H.
Berjumpa kembali dengan Ibu Kristiana dalam PJJ IPS.
Anak-anak yang terkasih …
Sebelum kita melanjutkan pembelajaran silahkan berdoa lebih dahulu,agar kita diberkati dan dimampukan Tuhan dalam pembelajaran saat ini. Dan jangan lupa tetap melaksanakan prokes ( 5 M )
anak-anak, pada saat ini kita akan belajar materi ” Peninggalan-Peninggalan Hindu Budha di Indonesia.
oleh sebab itu bukalah dan baca buku paket hal: 248-255 dan bacalah rangkuman dan simak video dibawah ini.
Selamat belajar, Salam sehat dan Selalu bahagia.

PENINGGALAN KEBUDAYAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA
Masuknya ajaran Hindu-Buddha di Nusantara pastinya akan meninggalkan pengaruh dalam kehidupan sosial masyarakat. Apalagi dengan berdiri dan berkembangnya kerajaan-kerajaan yang tersebar di wilayah Nusantara.
Peninggalan-peninggalan paling populer sejarah Hindu-Buddha seperti candi dan berbagai prasasti. Hingga kini peninggalan-peninggalan tersebut telah dilestarikan dan dijadikan tempat wisata bagi masyarakat. Peninggalan Hindu-Buddha
Berikut merupakan peninggalan-peninggalan sejarah Hindu-Buddha yang tersebar di Indonesia:
A. Prasasti (batu tertulis) , setiap kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang berdiri dan berkembang di Indonesia memiliki peninggalan berupa prasasti (batu tertulis).
Dalam prasasti-prasasti tersebut tertulis dengan huruf Pallawa, berbahasa
sansekerta, bahasa Jawa kuno dan Melayu kuno. Prasasti merupakan
sebuah dokumen atau piagam yang tertulis pada batu, tembaga, dan
sebagainya. Contoh prasasti tersebut adalah: Prasasti huruf pallawa bahasa
Sansakerta: Yupa, prasasti Muarakaman (Kerajaan Kutai) Prasasti Ciaruteun,
Kebon Kopi, Jambu, Pasir Awi, Tugu, Cidanghiang (Kerajaan Tarumanegara)
Prasasti Tuk Mas (Kerajaan Holing) Prasasti Canggal, Mantyasih, Wanua
Tengah III, Sojomerto, Sangkhara, Kalasan,Klurak (Kerajaan Mataram Kuno).
Prasasti huruf pallawa bahasa Melayu Kuno: Prasasti Kedukan Bukit, Talang
Tuo, Kota Kapur, Karang Berahi, Telaga Batu (Kerajaan Sriwijaya) Prasasti
huruf Pranagari dan Bali kuno bahasa Sansekerta: Prasasti Sanur (Kerajaan
Bali).
B. Candi .
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), candi adalah bangunan kuno yang dibuat dari batu (sebagai tempat pemujaan, penyimpanan abu jenazah raja-raja, pendeta-pendeta Hindu dan Buddha pada zaman dulu). Istilah candi berasal dari salah satu nama untuk Dewi Durgha (dewi maut) yaitu Candika. Di mana itu ada kaitannya dengan fungsi candi sebagai tempat untuk memuliakan raja yang tela meninggal. Bukan mayat atau abu jenazah yang disimpan di candi. Tapi benda-benda seperti potongan logam, batu-batuan dan sesaji. Barang-barang itu ditaruh pada wadah atau pripih. Pripih itu lah yang ditanam di dasar candi. Pada agama Hindu, candi berfungsi sebagai makam. Sementara bagi agama Buddha, candi memiliki tempat untuk pemujaan dan tidak ada pripih. Di dalam candi Buddha tidak ada arca yang jadi perwujudan Dewa. Terdapat pengelompokan candi-candi yang telah ada. Candi di Pulau Jawa erat kaitannya dengan alam pikiran dan susunan masyarakatnya. Candi di Indonesia ada yang dibangun berdiri sendiri dan yang dibangun berkelompok. Candi yang berdiri sendiri seperti Candi Borobudur, sedangkan candi yang berkelompok adalah candi Prambanan.
Berikut tiga jenas candi-candi di Indonesia:
• Jawa Tengah bagian Utara ada Candi-candi di komplek Dieng dan candi-candi di Gedung Songo
• Jawa Tengah bagian Selatan ada Candi Kalasan, candi Mendut, candi Pawon.
• Jawa Timur ada candi Panataran termasuk didalamnya.
Selain itu yang ada di Bali dan Sumatra Tengah (Muara Takus). Dengan
pembuatan candi, berkembang juga seni ukir. Itu bisa dilihat dari ukuran atau
pahatan pada dinding candi. Pahatan yang sering ditemukan pada candi
seperti, makhluk ajaib, tumbuh-tumbuhan, daun- daunan, sulur-sulur, bunga
teratai (baik yang kuncup maupun yang mekar).

Candi-candi yang cukup terkenal hingga mancanagera seperti, candi
Borobudur, candi Prambanan atau candi di kompleks Dieng. Arca (patung)
Lihat Foto Sejumlah patung berbentuk arca di Lembah Tumpang, destinasi
wisata di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.
C. Arca.
adalah patung yang terutama dibuat dari batu yang dipahat menyerupai bentuk orang atau binatang. Arca sangat berhubungan erat dengan agama Hindu dan Buddha. Arca didasarkan pada peninggalan agama Hindu dan Budha dapat dibagi menjadi patung patung dewa. Berikut contoh peninggalan arca: Arca Airlangga dari kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur Kertarajasa Jayawardhana patung perwujudan raja pendiri kerajaan Majapahit Prajna Paramitha perwujudan Ken Dedes dari kerajaan Singosari.
D. Kitab
Kitab juga merupakan salah satu peninggalan sejarah Hindu-Buddha yang sempat berkembang di Indonesia. Berikut beberapa kitab yang merupakan peninggalan sejarah Hindu-Buddha: Kerajaan Kediri Pada masa Kerajaan Kediri adalah Bratayudha (Mpu Panuluh dan Mpu Sedah), Arjuna Wiwaha (Mpu Kanwa), Smaradhahana (Mpu Darmaja), Writasanjaya dan Lubdhaka (Mpu Tanakung), Kresnayana, Bhomakavya. Kerajaan Majapahit Masa Kerajaan Majapahit ada Pararaton (berisi riwayat raja-raja Singosari dan Majapahit) , Negara Kertagama (Mpu Prapanca), Sutasoma dan Arjunawijaya (Mpu Tantular). Kemudian ada Sorandaka (cerita pemberontakan Sora), Ranggalawe (cerita pemberontakan Ranggalawe), Panjiwijayakrama (cerita riwayat Raden Wijaya) dan Usana Jawa (cerita penaklukan Bali oleh Gajah Mada).
E. Gapura
Bangunan berupa pintu gerbang. Gapura beratap disebut Paduraksa sedangka gapura seperti candi terbelah 2 disebut
candi bentar.
F. Petirtaan
Pemandian suci di kalangan istana
G. Pertapaan
Tempat untuk bersemedi/mengendalikan diri dengan tujuan tertentu.

14 Replies to “Pertemuan Minggu ke 1 Bulan April Mapel IPS Kelas 7F-H | Peninggalan-Peninggalan Hindu Budha di Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *