MATERI KEBAHASAAN TEKS DISKUSI

ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

SELAMAT PAGI ANAK-ANAK. SEHAT SEMUA KAN ? MARI KITA AWALI PEMBELAJARAN HARI INI DENGAN BERDOA BERSAMA. TETAP MENJAGA KESEHATAN DAN MENJAGA PROTOKOL KESEHATAN. ANAK-ANAK MATERI HARI INI MASIH TEKS DISKUSI . PEMBELAJARAN TETAP DILAKUKAN DAR JARAK JAUH. SEMOGA ANAK-ANAK TETAP SEMANGAT

KOMPETENSI DASAR:

MENELAAH ASPEK KEBAHASAAN, ASPEK LISAN TEKS DISKUSI, MENYAJIKAN ARGUMEN YANG PRO DAN KONTRA SERTA ALASANNYA

ASPEK KEBAHASAAN TEKS DISKUSI

Bahasa teks diskusi untuk tujuan persuasif dengan memperhatikan :

1.Audiens / pendengar

2.Gagasan / argumen dan alasan

3.Sarana persuasif / meyakinkan

4.Kosa kata sesuai konteks tugas dan topik

5.Kohesi yang tepat

CIRI-CIRI ASPEK KEBAHASAAN TEKS DISKUSI

Ciri kebahasaan meliputi :

1.Waktu sekarang / kini  dan peristiwa yang sedang terjadi

    contoh : adalah, merupakan,sedang,artinya,perlu,bertindak,hentikan,selamatkan                        

                    perang,kehilangan,perbaiki,dll

    contoh kalimat :

  1. Remaja itu akhirnya kehilangan masa depan karena kasus narkoba
  2. Banjir sedang melanda Kota Jakarta

2.Kata yang mewakili pikiran dan peasaan membawa emosi.

    contoh : percaya,yakin,pikir,rasa,suka,kagum,senang,terkejut,ragu,harap,dll

    contoh kalimat :

               a.Kita percaya bahwa Alloh Maha Mengetahui

               b.Sebagian rakyat Indonesia ragu dengan kepemimpinan Bapak Joko Widodo

3.Kata emotif : kata-kata yang mengandung pikiran dan perasaan negatif maupun positif

       contoh : ganas,unik,liar,buas,berharga,istimewa,kumal,menakjubkan,  berbahaya,brutal,

                       sejuk,lembut,dll.

       contoh kalimat :

               a.Pemandangan alam di Tawangmangu sangat menakjubkan 

               b.Udara di pegunungan sangat sejuk di sore hari    

4. Bahasa evaluatif : untuk mengkaji argumen dan bukti pendukung

    contoh : penting,sederhana,berpikiran sempit,mengancam,sangat       

                    jelas,menguntungkan,penilaian buruk,tidak dapat diakui, diharapkan,dll

    contoh kalimat :

           a.Masyarakat banyak yang berpikiran sempit melihat kondisi sekarang

           b.Masyarakat diharapkan mampu mengendalikan diri dalam menghadapi masalah yang

               terjadi

5.Kata modalitas / derajat kepastian

    contoh : dapat ,akan,mesti,seharusnya,selalu,biasanya,hampir,nyaris, tidak pernah,kadang-

                    kadang,umumnya,tentu,pasti,harus,dll.

    contoh kalimat :

            a.Masalah kedua kampung itu akhirnya dapat diselesaikan dengan damai

            b.Anak itu nyaris tertabrak mobil yang dikendari dengan kencang

6. Konjungsi / kata sambung : untuk menghubungkan dua pikiran atau                                            

     pengertian :

a.Waktu : sesudah,setelah itu,sebelum,sehabis,sejak,selesai,ketika,tatkala,pada                    

     saat/waktu itu ,  sewaktu,sementara,sambil,seraya,sambil selagi, lama,semenjak,seja    

                   Contoh kalimat : Ia diam semenjak sakit

b.Syarat : jika,kalau,jikalau,asal,asalkan,bila,apabila,bilamana,manakala

                    contoh kalimat : Jika kaya ,ia akan naik haji

c.Pengandaian : andai,andaikan,andaikata,seandainya,umpamanya,sekiranya

                    contoh kalimat : Andaikata mampu,aku akan belikan Ibu perhiasan.

d.Konsesif : pertentangan / berlawanan :   

                      biar,biarpun,meski,meskipun,sekalipun,walau,walaupun,sungguhpun, kendatipun,  

                      tetapi, namun,sedangkan,akan tetapi

       contoh kalimat : Walaupun hujan ,aku tetap ke masjid

e.Pemiripan /kemiripan : seakan-akan,seolah- olah  , sebagaimana,seperti,sebagai,bagai,  bagaikan, laksana, bak

               contoh kalimat : Wajah kedua gadis itu bagai bumi dengan langit

f.Penyebaban : sebab,karena,karenanya,karena itu, sebab itu,oleh sebab itu, oleh karena itu.

                 contoh kalimat : Ia tidak masuk karena sakit

g.Pengakibatan : sehingga, sampai,sampai- ampai,maka,makanya,akibatnya.

                 contoh kalimat : Ia belajar sehingga naik kelas

h.Penjelasan : bahwa

Contoh kalimat : Ayah mengatakan bahwa nenek akan datang

i.Cara : dengan + kata sifat

                contoh : dengan hati-hati, dengan jujur, dengan teliti,dengan sopan, dengan ramah,dll

                contoh kalimat : Ia belajar dengan sungguh- sungguh.

j.Harapan : semoga, moga-moga,mudah- mudahan, diharapkan,berharap,harap.

                contoh kalimat : Ia berdoa semoga cita-citanya terkabul

k.Pengecualian/perwatasan : kecuali, selain

                 contoh kalimat : Mereka bahagia kecuali Amir

l. Urutan : lalu, terus, kemudian .

                  contoh kalimat : Ia datang lalu pergi lagi

PENDAPAT PRO / MENDUKUNG adalah kalimat yang menyatakan sependapat atau menyetujui pendapat orang lain tentang masalah yang dihadapi.

CONTOH :

Game membuat anak tidak bisa mengekspresikan emosi dan tidak bisa mengendalikan emosi Pada saat kalah,kemarahan,kejengkelen,dan ketidaksabaran muncul. Tidak ada proses belajar karena lawan mereka adalah layar kaca dan tidak ada counter sosial. Menurut beberapa orang tua anak mereka justru diberi gadget  karena dengan bermain game berarti sekaligus belajar konsentrasi

Pendapat pro atau mendukung dari paragraf di atas adalah

Menurut beberapa orang tua, anak mereka justru diberi gadget karena dengan bermain game berart sekaligus belajar konsentrasi

PENDAPAT MENOLAK / KONTRA  adalah kalimat yang digunakan untuk menyampaikan ketidaksetujuan atau penolakan terhadap suatu ide,gagasan,keputusan,atau pendapat orang lain.

CONTOH :

Kuatnya penggunaan internet sebagai sarana berbagai informasi  memang memudahkan. Namun, di lain sisi pengguna juga kesulitan mencari informasi yang dinginkan. Misalnya, acara untuk bidang dan segmen tertentu. Nah,, AdaAcara.com menyelenggarakan beragam event yang ditujukan untuk segmen mahasiswa. AdaAcara.com merupakan platform yang menghubungkan pihak penyelenggara acara untuk mahasiswa dengan teman-temannya.

Pendapat menolak atau kontra dari paragraf  di atas adalah..

Namun, di lain sisi pengguna juga kesulitan mencari informasi yang diinginkan

SOLUSI adalah sebuah jalan keluar / cara yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah

CONTOH :

Kampanye yang merupakan arak-arakan simpatisan partai politik, tidak hanya memacetkan lalu lintas. Akan tetapi, juga memunculkan ladang bisnis musiman di kala ekonomi terseret pusaran krisis berkepanjangan . Dari pengusaha bermodal besar sampai pedagang asongan ikut terseret dalam putaran bisnis beromset mungkin triliyuan rupiah di seluruh tanah air.

Solusi dari  pernyataaan atau masalah di atas adalah …

Peserta kampanye dan pedagang asongan sebaiknya menjaga ketertiban agar tujuan masing-masing dapat tercapai.

 

TUGAS HARI INI

LENGKAPILAH KALIMAT DI BAWAH INI DENGAN KALIMAT YANG TEPAT !

1.Petani semakin makmur sampai-sampai ….

2.Mereka banyak sehingga ….

3.Hidup tanpa cinta bagai ….

4.Ia tidak sombong padahal ….

5Dinar tetap belajar walaupun ….

 

Buatlah  kalimat dengan konjungsi di bawah ini !

1.Biarpun

2.Sehingga

3.Semenjak

4.Setelah

5.apabila

DEMIKIANLAH ANAK-ANAK PERTEMUAN KITA PAGI INI. SEMOGA ANAK-ANAK BISA MEMAHAMI PENJELASAN BU WARNI. ANAK-ANAK  MARILAH KITA  TUTUP PEMBELAJARAN HARI INI DENGAN DOA BERSAMA. JANGAN LUPA TETAP MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN. TOLONG TUGAS DI ATAS DIKERJAKAN DI BUKU TUGAS. SELAMAT MENGERJAKAN.

WASSALAMUALAIKUM WR.WB.

 

 

14 Replies to “MINGGU KETIGA BAHASA INDONESIA KELAS IX ABCDEF MATERI ASPEK KEBAHASAAN TEKS DISKUSI”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *