SENI BUDAYA/KESDA.KELAS VIII.BAB. 3.SENI PEDALANGAN.TOKOH KURAWA

Assalamu Alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Selamat pagi anak- anak semua ….selamat berjumpa lagi ya  dihari ini pada pembelajaran seni
pedalangan.
Semoga kalian selalu dalam kebaikan aamin . Mari mengikuti pembelajaraniini  dengan baik ya….
Mata Pelajaran             :  Kesenian Daerah
Kelas                               :  VIII /1
Materi                             : BAB.3. Seni Pedalangan .Tokoh Kurowo
Hari                                 : Kamis, 22 Oktober 2020
Tujuan Pembelajaran  : 5.2. Siswa bisa menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan dan pesan moral pada seni pedalangan.
Pengampu                      : Sarni,S.Pd

TOKOH KURAWA

A.Silsilah Astina
B.KELUARGA KURAWA

1. PRABU DURYUDANA
Prabu Duryudana isebut juga Prabu Suyudana, Kurupati, Jaka Pitana, Jaya Pitana, Ayahnya adalah Destarastra. Ibunya bernama Dewi Gendari. Istrinya adalah Dewi Banowati, berputra Lesmana Mandra Kumara dan Lesmanawati. Prabu Duryudana adalah seorang raja yang berpendirian keras seperti baja, meskipun tindakannya salah dan tetap mempertahankan negara Astina. Dalam pemerintahannya pernah jatuh ke tangan Pandawa. Prabu Duryudana berbuat curang, jahat, serta dengan bermacam tipu muslihat guna menghancurkan para pandawa. Meskipun Pandawa minta haknya melalui duta, tetapi tidak diberikan, akibat hal ini terjadilah Perang Baratayudha, akibatnya Prabu Duryudana tewas dalam perang tersebut melawan Raden Werkudara.

2. DEWI BANOWATI
Dewi Banowati dalah permaisuri Prabu Duryudana. Putri dari Prabu Salya raja Mandraka dengan ibu Dewi Setyowati. Dewi Banowati adalah seorang putri yang berparas cantik. Pada waktu muda banyak kesatria yang tertarik kepadanya. Dewi Banowati punya dua saudara, yaitu Dewi Erawati (permaiasuri Prabu Baladewa) dan Dewi Surtikanti (istri Adipati Karna). Sebenarnya Dewi Banowati tertarik kepada Raden Harjuna.

3. PANDETA DURNA
Pandeta Durna disebut juga Kumbayana. Beristrikan Bathari Wilutama, dan berputra Aswatama. Bertempat tinggal di Sokalima. Pandeta Durna adalah penasehat sekalligus guru Kaum Kurawa, sebagai guru Durna memiliki sifat tidak adil terhadap murid-muridnya termasuk Pandawa. Resi Durna merupakan anak/putra Baratmadja Raja Pandeta dari Ngatasangin. Semula Durna berparas tampan tetapi karena sikapnya yang kurang sopan dan tidak menempatkan diri maka dia dihajar oleh Patih Gandamana sehingga seluruh badannya cacat, Pandeta Durna gugur dalam perang Baratayudha dibunuh oleh Thrustajumena (adik dari Srikandi, putra Prabu Drupada dengan Dewi Gondowati).

4. HARYA SENGKUNI
Arya Sengkuni adalah Patih dari Prabu Duryudana dengan nama lain Harya Suman. Sengkuni adalah adik dari Gendari (Ibu Prabu Duryudana). Ia tipe orang berperangai licik, kejam, tidak jujur dalam segala hal, dan selalu mempengaruhi para kurawa.

5. RADEN LESMANA MANDRAKUMARA
Raden Lesmana Mandrakumara adalah putra Prabu Duryudana dan Dewi Banowati. Bertimpat tinggal di Kasatriyan Sarojabinangun. Lesmana dalam hidupnya selalu menemui kegagalan, misalnya gagal menginginkan menikah dengan Dewi Siti Sendari. Dewi Siti Sendari diperistri Abimanyu dan Pergiwa diperistri Gathot Kaca. Dalam perang Baratayudha Raden Lesmana meninggal di tangan Abimanyu.

6. Raden Dursasana
Raden Dursasana adalah saudara Prabu Duryudana, Ayahnya adalah Prabu Destarastra dan Ibunya Dewi Gendari, bertempat tinggal di Kasatriyan Banjar Junud, dia bersifat congkak, sombong, tingkah laku Dursasana meniru logat Raden Werkudara tetapi tidak sesuai semuanya. Di dalam perang Baratayudha Raden Dursasana tewas melawan Werkudara dengan keadaan mengerikan, darahnya digunakan keramas Dewi Drupadi sebagai Pelepas Nadzar karena pernah dibuat Malu oleh Dursasana pada saat Pandawa kalah main dadu.

7. RADEN KARTAMARMA
Raden Kartamarma adalah anak Prabu Destarastra dengan Ibuk Dewi Gendari, bertempat tinggal di Tirtotinalang/Kasatriyan Banyutinalang. Kartamarma diantara para Kurawa yyang paling mendapat perhatian dari Prabu Duryudana. Ia adalah Senopati perang negara Astina. Dalam perang Baratayudha Kartamarma sebelum perang selesai melarikan diri ke hutan. Setelah bertengkar dengan Prabu Salya. Dia bersembunyi Bersama Aswatama ke hutan tetapi di cerita “Aswatama Landak” / lahirnya Parikesit, Kartamarma dan Aswatama bermaksud membunuh bayi Parikesit tetapi niatnya tidak terkabul, karena Aswatama tewas terkena panah Pasopati yang diletakkan di sisi bayi parikesit, dan Kartamarma juga tewas tertangkap para pandawa, tetapi sebelumnya Kartamarma dan Aswatama berhasil membunuh Srikandi, Banowati, Sembadra, dan Destrajumena.

8. ADIPATI KARNA
Adipati Karna disebut juga Suryaputra karena dia adalah anak Bathara Surya dengan ibunya adalah Dewi Kunthi, bertempat tinggal di Awangga, dengan istri Dewi Surtikanti putri Prabu Salya. Adipati Karna adalah saudara dari para Pandawa yang paling tua sebelum Prabu Yudhistira. Semenjak kecil ia berpisah dengan Ibunya, dan diasuh oleh Adirata. Setelah besar dibawa ke Astina dan karena ketangkasannya dalam berperang dan diangkatlah menjadi senopati perang andalan para Kurawa. Wajah Adipati Karna mirip dengan Raden Harjuna, dalam perang Baratayudha Karna berperang melawan saudaranya, dan dengan senjata Kuntowijayadanu, bisa menewaskan Gatot Kaca. Tetapi akhirnya gugur melawan Arjuna.

9. RESI BISMA
Resi Bisma disebut juga Dewa Brata, Ayahnya bernama Prabu Sentanu, Ibunya bernama Ganggawati, dan bertempat tinggal di Pertapaan Talkandha. Resi Bisma adalah penasehat serta guru dari Kurawa maupun Pandawa. Selama hidupnya bertekad tidak beristri (Wadat) karena dia ingin membahagiakan ayahnya yang kemudian menikah dengan Dewi Durgandini, maka ketika Dewi Amba bersimpati dan mengikuti kemudian Dewa Brata menakut-nakuti dengan panah, tetapi dengan tidak sengaja panah mengenai Dewi Amba hingga ia tewas sebelum tewas Dewi Amba berpesan bahwa besok Dewa Brata juga akan tewas terkena panah oleh seorang prajurit putri, ternyata benar pada waktu perang Baratayudha Resi Bisma menjadi senopati perang Kurawa, meskipun sebenarnya sangat berat hati Res Bisma untuk melawan putra putri Pandawa dan akhirnya tewas mati terkena panah Srikandi.
Karakter/wajah Dewa Brata/Resi Bisma adalah berbakti kepada orang tua, setia terhadap ajnji, dan bijaksana.
Untuk lebih jelas dan menarik mari mengikuti tayangan video di bawah ini

Kerjakan pertanyaan di bawah ini!

Kerjakan di buku tugas seni budaya dan dikumpulakan hari pada sesuai jadwal yang sudah ditentukan !

1. Sebutkan nama putra Dewi Kunthi dan Dewi Madrim secara urut!
2. Siapa putra Prabu Duryudana yang bertempat tinggal di Kasatriyan Sarojabinangun? Dan bagaimanakah nasibnya Ketika perang Baratayudha?
3. Siapakah tokoh keluarga Pandawa yang berhasil dibunuh oleh Aswatama dan Kartamarma? Sebutkan!
4. Apakah sikap dan karakteristik yang dipunyai oleh Harya Sengkuni?
5. Bagaimana watak Prabu Duryudana?

10 Comments
  1. Iqfan Putra Pratama
  2. Syifana Atika Mulya
  3. Samuel setiawan
  4. Natasya theovany vanessa
  5. Amelda Fatmawati
  6. Zheva Ezra Raphaza
  7. M ARUN AR RIZKY
  8. Kailla Safa rahmadita
  9. Kanira Jahrani Ranggadewani
  10. Habibah Nur Aini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *