SENI BUDAYA MUSIK KELAS VIII / I .BAB. 4.TEHNIK BERMAIN ALAT MUSIK TRADISIONAL

Assalamu Alaikum Warohmatulahi wabarokatuh
Semangat pagi semua anak – anak ……..selamat beerjumpa lagi pada pembelajaran seni budaya di Hari Kamis ini ,semoga Allah selalu memberikan kemudahan dan kekuatan pada kita semua….aamiin……

Mata Pelajaran : Seni Budaya Musik
Kelas : VIII
Semester : 1 (satu)
Hari : Kamis, 10 September 2020
Materi : BAB 4 Tehnik Bermain Alat Musik Tradisional
Tujuan : Siswa mampu mengidentifikasi tehnik bermain musik tradisional

TEHNIK BERMAIN MUSIK TRADISIONAL
Musik Ansamble merupakan perpaduan dari beberapa alat musik yang membentuk orkestra. Di setiap daerah Indonesia memiliki alat orkestra yang sering disebut dengan karawitan. Kalua di jawa dan bali disebut gamelan. Kalua di sumatera barat disebut talepong. Di sumatera utara disebut dengan gondang. Di sulawesi utara disebut dengan kulintang.

A. Jenis Musik Tradisi di Indonesia
Musik merupakan Bahasa universal. Melalui musik orang dapat mengekspresikan perasaan. Musik tersusun atas kata, nada, dan melodi yang terangkum menjadi satu. Bahasa musik dapat dipahami lintas budaya, agama, suku, suku ras, kelas sosial. Pada praktiknya, musikalitas seseorang berbeda-beda. Perbedaan ini disebabkan oleh faktor internal dan juga eksternal. Secara internal musikalitas dipengaruhi oleh Bakat dalam dirinya, sdangkan factor eksternal lebih ditentukan oleh kesukan atau kegemaran dan lingkungan tempat tinggal.
Di daerah Aceh terdapat musik yang disebut Didong. Didong merupakan suatu bentuk kesenian tradisional yang sangat populer di Aceh tengah. Kesenian ini dilaksanakan secara vokal oleh sejumlah 30-40 kaum pria dalam posisi duduk bersila dalam suatu lingkaran. Nyanyian didong diiringi dengan tepuk tangan secara berirama oleh para peserta sendiri. Para pemusik masng-masing memegang sebuah bantal tepok di tangan kiri. Bantal tepok adalah sebuah bantal kecil berisi kapuk dengan ukuran kira-kira 20-40 cm dan setebal 4 cm biasanya dihiasi dengan reramu, semacam rumbai-rumbai berwarna cerah menyala pada pinggirnya. Properti ini biasanya juga menggunakan benang sulaman khas aceh.
Dengan mengayunkan bantal di tangan kiri secara serempak keatas atau ke depan setiap kali menjelalang tepuk tangannya, maka terjadilah suatu permainan gerak yang mengasyikkan. Permainan didong mirip dengan saman.
Pertunjukan wayang cokek merupakan salah satu bentuk pertunjukan musik tradisional di daerah Jakarta atau Betawi. Wayang cokek berupa kesenian nyanyi dan tari dilakukan oleh pemain wanita. Pada jaman dahulu, yang menari adalah perempuan-perempuan yang menjadi budak belian mereka mengepang rambutnya dan mengenakan baju kurung yang lazim dikenakan oleh orang-orang dari sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan dari daerah yang lain. Instrumen yang mengiringi bentuk nyanyian dan tarian ini terdiri dari kombinasi sebagai berikut:
1. Sebuah gambang kayu
2. Sebuah Rebab
3. Sebuah suling
4. Sebuah kempul, ditambah kenong, kethuk, dan krecek
5. Gendhang
Jenis musik tradisional antara lain:
1. Musik Perkusi/Idiofon
Contoh: gamelan, talepong, kulintang, dan arumba.
2. Musik Membranofon
Contoh: kendhang, jimbay, dan rebana.
3. Musik Kordofon
Contoh: siter dan rebab.
4. Musik Aerofon
Contoh: suling dan terompet.

B. Tehnik Memainkan Alat Musik
Instrumen musik tradisional sangat banyak macamnya. Selain dibagi menurut sumber bunyinya, alat musik daerah bisa dipilah-pilah berdasarkan bentuknya:
1. Bentuk Tabung
Bentuk tabung merupakan bentuk umum dari alat musik yang memakai bahan dasar bambu. Dalam perkembangannya bahan bambu tersebut dapat digantikan dengan bahan lain, seperti kayu dan logam. Instrumen yang termasuk dalam bentuk tabung misalnya calung, angklung, kentongan/kulkul, suling/saluang, dan guntung. Cara memainkan alat ini ada yang dipukul, digoyang atau ditiup.
2. Bentuk Bilah
Berbeda dengan bentuk tabung, bentuk bilah ini tidak memiliki rongga. Kekuatan bunyi yang dihasilkan masih perlu didukung oleh perangkat lain, yakni wadah gema sebagai ruang resonator. Permukaan bilah dapat berupa bidang rata, dapat pula bidang cembung. Bahkan kadang-kadang berupa irisan dari bentuk tabung. Contoh alat musik berbentuk bilah adalah gambang, kolintang, saron, dan gender. Cara memainkan alat ini dengan dipukul.
3. Bentuk Pencon
Istilah pencon berasal dari kata pencu (jawa), yaitu bagian yang menonjol dari suatu bidang datar atau yang dianggap datar. Pencu dimaksudkan sebagai tumpuan pukulan. Baik pencu ke atas maupun ke samping pada umumnya terbuat dari logam. Di negeri kita alat musik jenis pencon ini terdapat cukup banyak. Yang menarik adalah alat sejenis ditata dengan sistem nada dan penyusunan yang berbeda-beda pada tiap daerah. Misalnya, bonang (jawa dan sunda), tromping (bali), kromong (betawi) , talempong (minang), totobuang (Ambon), dan kangkanong (banjar). Cara memainkan alat ini dengan cara dipukul.

• Kentongan (bentuk tabung)
Kentongan Bahasa lainnya disebut Jidor adalah alat pemukul yang terbuat dari batang bambu atau batang kayu jati yang dipahat. Kegunaan kentongan didefinisikan sebagai tanda alarm, sinyal komunikasi jarak jauh, morse, penanda azan, maupun tanda bahaya.
• Talepong (Bentuk Pencon)
Talepong adalah sebuah alat musik tradisional khas suku Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan. Talepong dapat terbuat dari kuningan namun ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Talepong berbentuk lingkaran dengan diameter 15-17,5 cm pada bagian bawahnya berlubang. Pada bagian atas talepong terdapat bundaran yang menonjol berdiameter 5 cm sebagai tempat untuk dipukul. Talepong memiliki nada yang berbeda. Bunyinya dihasilkan dari sepasang kayu yang dipukul pada permukaannya.

C. Mengenal Musik Angklung
Angklung merupakan alat musik asli Indonesia yang terbuat dari bamboo dan merupakan warisan budaya bangsa Indonesia dan telah diakui secara internasional. Sistim nada angklung pada awalnya berlaraskan pelog, slendro, madinda. Angklung jenis ini disebut angklung buhun. Kemudian Pak Daeng Sutikna membuatkan angklung berlaraskan diatonis. nada-nada angklung buhun dideskripsikan menjadi dok-dok lonjor memiliki 3 nada, badud dan badeng memiliki 4 nada dan angklung buncis memiliki 5 nada. Jenis-jenis angkllung tersebut adalah:
1. Angklung Kanetes
Angklung ini sering dikenal sebagai angklung badui, digunakan untuk upacara menanam padi. Angklung ini bukan hanya sebatas media hiburan tetapi juga memiliki nilai magis tertentu.
2. Angklung Gubrak
Angklung ini berasal dari kampung Cipiding kecamatan Cigudeg juga digunakan untuk menghormati dewi padi.
3. Angklung Dok-dok Lonjor
Angklung ini berasal dari masyarakat banten selatan di daerah gunung halimun. Digunakan pada upacara seren taun menghormati dewi padi karena panen berlimpah.
4. Angklung Badung
Angklung badung berfungsu sebagai hiburan dan media dakwah penyebaran islam, namun sebelumya di garut tepatnya di kecamatan Malangbong juga dipakai berhubungan dengan ritual padi.
5. Angklung Buncis
Angklung buncis dipakai sebagai media hiburan. Namun awalnya juga dipakai pada acara ritual pertanian yang juga berhubunngan dengan tanaman padi.

MENGENAL TOKOH MUSIK
Saridjah Niung (lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 2 Maret 1908, meninggal tahun 1993 pada usia 85 tahun dengan nama lengkap Saridjah Niung Bintang Soedibjo. Setelah menikah dan lebih dikenal dengan nama Ibu Soed) adalah seorang pemusik, guru musik, pencipta lagu anak-anak, penyiar radio, dramawan, dan seniman batik Indonesia. Kemahiran Saridjah di bidang music terutama bermain biola, sebagian besar dipelajari dari ayah angkatnya yaitu Prof.Dr.Mr.J.F. Kramer, seorang pensiunan wakil ketua Hoogerechtshof (Kejaksaan Tinggi di Jakarta)
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat tayangan video dibawah ini.

MAPEL : SENI BUDAYA / KESENIAN DAERAH
KELAS : VIII / 1
HARI : KAMIS ,17 SEPTEMBER 2020
MATERI : MACAM-MACAM IRAMA.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
MACAM-MACAM IRAMA
Pengertian Irama adalah kecepatan jalanya suatu lagu/ gending .Di Dalam pergelaran karawitan cara menentukan irama diukur dari perbandingan tabuhan saron poenerusbdengan balungan. Ada beberapa macam irama sebagai berikut:
1. Irama Lancar (1/1) adalah satu bentuk jalannya pergelaran dengan kecepatan dimana satu sabetan balungan sama dengan satu pukulan Saron Penerus.

Contoh: Balungan 6 1 2 3 atau . 5 . 3
Saron Penerus 66112233

2. Irama Tanggung (1/2) adalah satu bentuk jalannya pergelaran dengan kecepatan dimana satu sabetan balungan sama dengan dua pukulan Saron Penerus.

Contoh: Balungan 6 1 2 3
Saron Penerus 66112233

3. Irama Dadi (1/4) adalah satu bentuk jalannya pergelaran dengan kecepatan dimana satu sabetan balungan sama dengan empat pukulan Saron Penerus.

Contoh: Balungan 6 1 2 3
Saron Penerus 6611 6611 2233 2233

4. Irama Wiled (1/8) adalah satu bentuk jalannya pergelaran dengan kecepatan dimana satu sabetan balungan sama dengan delapan pukulan Saron Penerus.

5. Irama Rangkep (1/16) adalah satu bentuk jalannya pergelaran dengan kecepatan dimana satu sabetan balungan sama dengan enam belas pukulan Saron Penerus.

NAMA DARI MASING-MASING NADA
Nada-nada Slendro
Nada Angka Nama Nada Nama Sebutan Nama Panggilan
1 1 Barang Siji Ji
2 2 Gulu Loro Ro
3 3 Dhadha Telu Lu
5 5 Lima Lima Ma
6 6 Enem Enem Nem

Nada-nada Pelog
Nada Angka Nama Nada Nama Sebutan Nama Panggilan
1 1 Panunggul Siji Ji
2 2 Gulu Loro Ro
3 3 Dhada Telu Lu
4 4 Pelog Papat Pat
5 5 Lima Lima Ma
6 6 Enem Enem Nem
7 7 barang pitu Pi

STRUKTUR LAGU GENDHING BENTUK KETAWANG
Pengertian ketawang adalah keseluruhan bentuk yang tiap satu gongan mempunyai dua kenongan, kenong yang kedua Bersama dengan Gong. Semua instrumendapat dimainkan dalam bentuk ketawang ini.
Struktur lagu gendhing bentuk ketawang satu gongan terdiri dari:
a. 16 pukulan/ketukan = 4 gatra (. . . .)
b. 4 ketukan tabuhan kethuk (+)
c. 8 ketukan tabuhan kempyang (?)
d. 2 kenongan (∩)
e. 1 kempulan (V)
Dengan skema sebagai berikut:
. . . . . . . . . . . . . . . .
? + ? . ? + ? . ? + ? . ? + ? .
Ditinjau dari bentuk balungannya, struktur lagu gendhing bentuk ketawang dibagi menjadi 3 yaitu:
a. Ketawang Balungan Mlaku
b. Ketawang Balungan Nibani
c. Ketawang Balungan Campuran
STRUKTUR DAN KOMPOSISI GENDHING BENTUK KETAWANG
Struktur dan komposisi gendhing bentuk ketawang terdiri atas buka, ompak, ngelik, dan suwuk. Berikut penjelasannya:
a. Buka adalah bagian gendhing yang digunakan untuk memulai/pembukaan bentuk gendhing yang dilakukan oleh salah satu ricikan. Ada juga Buka yang dilakukan oleh suara manusia, disebut Buka Vokal.
b. Ompak adalah bagian gendhing yang belum menggunakan tembang, sebagai jembatan menuju ngelik/bagian awal dari struktur lagu ketawang.
c. Ngelik digunakan untuk melagukan gerongan/tembang.
d. Suwuk adalah berakhirnya sajian gendhing.

BEBERAPA CONTOH STRUKTUR LAGU GENDHING BENTUK KETAWANG
1. Ketawang Balungan Mlaku
Ketawang Puspa Giwang, Lrs Pl Pt Br
Buka :
Ompak :
Ngelik :
2. Ketawang Balungan Nibani
Ketawang Subakastawa Lrs. Sl. Pt. Sanga.
Buka :
Ompak :
Ngelik :
3. Ketawang Balungan Campuran
Ketawang Puspawarna Lrs. Sl. Pt. Myr.
Buka :
Ompak :
Ngelik :

TEHNIK TABUHAN INSTRUMEN PADA STRUKTUR LAGU GENDHING BENTUK KETAWANG
1. Kendhang irama ½ (Tanggung)

Buka t t P b . . . . P . b P b
Peralihan . P b . P .P b . P . P . b . P
P b P b . P b P . . Pb . . .P.b.ltP. b
Kendhang irama ¼ (dadi)
Kendhang yang diulang-ulang.
[ . l. l. l. l. l. l. P .b . l.P . l. P .l.P .b . l.P .P. b . P. b. l.P .b.P . . P . b . l. P . b . ltP . b ]
Suwuk
. ltP. b. l. P. l . P. b . l. P. l. t. l. P. l. t . l. b. l. P. l. P. l. b lll. LllPlll. l. l.
2. Bonang Barung dan Bonang Penerus
a. Nggembyang yaitu menabuh Bersama 2 nada dengan interval 1 oktaf, ini dilakukan apabila akan menuju ke ngelik atau mempunyai nada/balungan nggantung. Balungan nggantung apabila pada titilaras ada dua atau tiga empat balungan yang kosong. 3 3 . . / 2 2 . . / . . . 5 dan sebagainya.
Contoh nggembyang:
Balungan : 3 3
Bonang Barung : 3 3 3/3 . 3 3/3 . . (Gembyang Lamba)
Bonang Penerus : 3 3 3/3 . 3 3/3 . . 3 3 3/3 . 3 3/3 (Gembyang Rangkep)
b. Mipil yaitu menabuh bergantian antara tangan kanan dan tangan kiri.
Mipil ada 3 macam: mipil lamba, mipil rangkep, dan mipil rangkep nikeli.
• Mipil Lamba adalah menabuh dhing-dhong 2 kali (digunakan Bonang Barung Ir. ½ )
• Mipil Rangkep adalah menabuh dhing-dhong 4 kali, dhong kedua tidak ditabuh Ir. ¼ )
• Mipil Rangkep adalah mipil rangkep dilipatkan dua kali. (Bonang Penerus Ir. ¼ )
Contoh:
Balungan mlaku
Balungan 2 3 2 1
Mipil Lamba 2 3 2 3 2 1 2 1
Mipil Rangkep 2 3 2 . 2 3 2 3 2 1 2 . 2 1 2 1
Mipil Rangkep Nikeli 2 3 2 . 2 3 2 . 2 3 2 . 2323212.212.212.2121
3. Slenthem, Demung, dan Saron Barung
Ada empat tehnik tabuhan balungan:
a. Mbalung : menabuh sesuai dengan nadanya.
b. Pinjalan : jenis tabuhan untuk demung dan slenthem yang saling bergantian.
c. Pancer : mengisi nada dhing dengan nada yang sama untuk balungan nibani
d. Imbal : menabuh bergantian antara saron I dan saron II.
4. Saron Penerus
Ada 2 tehnik tabuhan saron penerus yaitu nacah lamba dan nacah rangkep.
• Nacah Lamba : menabuh satu nada lipat dua kali, digunakan dalam irama ½ (Tanggung).
Balungan 2 1 2 6 2 1 6 5
Saron Penerus 2 2 1 1 2 2 6 6 2 2 1 1 6 6 5 5
• Nacah Rangkep : menabuh satu nada lipat empat kali digunakan dalam irama ¼ (dadi).
Balungan 2 1 2 6
Saron Penerus 2 2 1 1 2 2 1 1 6 6 2 2 6 6
5. Kenong
Tabuhan kenong terletak pada setiap dua gatra atau setiap gatra genap/setiap delapan hitungan, diakhiri tabuhan kenong. Pada prakteknya ada beberapa tehnik tabuhan kenong yaitu:
• Mbalung : menabuh sesuai dengan notasinya
• Plesedan : menabuh mengikuti nada berikutnya
• Gantungan : menabuh mengikuti nada berikutnya tetapi hanya pada gendhing-gendhing tertentu.
• Nunggal rasa : menabuh mengikuti nada kempyungnya.
6. Kempul
Letak tabuhan kempul bentuk ketawang setiap hitungan terakhir gatra ketiga, Adapun kempul kosong adalah kempul yang tidak dibunyikan terletak pada gatra kesatu.
7. Gong
Ditabuh sesuai dengan dengan tandanya pada bentuk tandanya pada bentuk ketawang terletak pada hitungan ke-16.
8. Kethuk Kempyang
Ada dua tabuhan kethuk yaitu biasa dan salahan.
• Kethuk biasa : ? + ? . ? + ? . ? + ? . ? + ? .
• Salahan : ? + ? . ? + ? . ? + ? ++ ? + ? .
Fungsi Kethuk Salahan adalah sebagai tanda akan sampai pada tabuhan Gong.
NOTASI GERONGAN
a. Ketawang Puspa Giwang, Laras Pelog Pathet Barang
b. Ketawang Subakastawa, Laras Slendro Pathet Sang
c. Ketawang Puspawarna, Laras Pelog Pathet Barang, dll.
Pengertian gerongan adalah vokal pria dan wanita lebih dari satu orang yang bersamaan dengan instrument gamelan.

Gerongan Ketawang Puspa Giwang, Laras Pelog Pathet Barang.
1.
2. Garwa Sang Sindura Prabu
Wicara mawa karana
Aja dolan lan wanita
Pranyata asring kretarta                                                                                                                                                                          Mari kita simak video dibawah ini

Kerjakan tugas dibawah ini !

1.Apa yang dimaksud dengan irama ?

2.Ada brapa macam titi laras itu sebutkan dan beri penjelasan !

3. Sebutkan struktur gending Ketawang !

4. Sebutkan pembagian gending ketawang !

5.Ada brapa titi laras itu sebutkan  !

 

38 Comments
  1. Mahesti Elita damaynanti
  2. Muhammad Djuan Ramadhan
  3. Natasya theovany vanessa
    • Natasya theovany vanessa
  4. Luthfiana Hanny Priyanti
  5. Iqfan Putra Pratama
  6. Ravi Wibawa
  7. marcelino putra adestalendra
  8. Radito Dimas p
  9. Syifana
  10. Rafael kris andrianto
  11. Zheva Ezra Raphaza
  12. Fadil Abdilah Muizz
  13. naviro meiga putra
  14. AMELDA FATMAWATI.
  15. Kanira Jahrani Ranggadewani
  16. Dufi Putra Al Khairy
  17. Naura Fadila H.M
  18. Diana purwita sari
  19. Annisa Nur Rohmah
  20. Revana Meilany
  21. Asyraf Zahirul U.A.
  22. Alicia eager u
  23. AMELDA FATMAWATI.
  24. Adelia meylawati irawan
  25. M ARUN AR RIZKY
  26. Amara Oktavia R/8A/06
  27. Arba
  28. Riky Ardana Satia
  29. Fransiska a.f
  30. Salma
  31. Nasyr
  32. Elaaaaaa
  33. Kailla Safa rahmadita
  34. Nayla Indi Husnul khotimah
  35. Muhammad Alfian
  36. Azizah naila s.m

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *